You Will Always be Someone Special
You Will Always be Someone Special
It's okay! You're allowed to be happy.
Kalau penulis berbicara sebagai seorang muslim, maka ini sudah menjadi kesalahan fatal. Sebagai muslim tonggak utamanya adalah akidah, ia memiliki keistimewaan sebagai seorang hamba. Dalam firman-Nya Allah sudah menegaskan bagi tiap-tiap hamba-Nya untuk tidak putus asa dari rahmat-Nya. Ya, hal itu seharusnya juga menjadi pakem bagi setiap manusia kalau mereka memahami. Di sisi lain atau mungkin menilik dari kaca mata lain, timbulnya pemikiran demikian bisa jadi sebagai tanda bagi kesehatan mental (re: jiwa) seseorang yang memerlukan perhatian khusus. Tentu kita di sini berbicara tentang psikologi. Sosok yang sehat tidak akan pernah terbesit pemikiran untuk bunuh diri. Oiya, ngomong-ngomong..., pikiran dan pembicaraan mengenai bunuh diri itu sudah termasuk perilaku bunuh diri loh. Valentina, (2016: 124) menyampaikan bahwa perilaku bunuh diri bukan hanya tindakan mengakhiri hidup, namun juga termasuk pikiran dan percakapan tentang bunuh diri, dan tindakan menyakiti diri sendiri dengan keinginan untuk mati.
Apa iya dengan diambil langkah itu semua masalah yang selalu menghantui menyublim begitu saja?
Maksudnya gini, setiap masalah itu pasti ada solusi yang bisa kita pecahkan. Meskipun susah untuk mencari jalan terangnya, katakanlah seperti mencari jarum dalam jerami tapi toh kalau berusaha mengakali dengan satu dua hal pasti juga akan didapat. Cari bantuan, kalau banyak yang gamau karna mungkin menurut mereka hanya masalah sepele atau karena mereka juga tidak tahu cara mengatasi yang terpenting cari aja dulu. Meskipun perbandingan yang menyanggupi atau yang tidak 100:1, toh pasti masih ada yang bisa dan mau membantu. Poin utamanya adalah jangan putus asa untuk masalah apapun yang menerpa.
Penulis tidak bisa mencari contoh yang lebih baik sih selain dari sosok baginda Rasulullah saw. Dicaci maki sering, dijebak ke sarang singa tidak hanya sekali dua kali, ekonomi tergolong sangat sederhana, sasaran bullying? Beuh! jangan ditanya lagi. Pernah juga ditindas padahal baru saja ditinggal orang-rang tersayang (re: istri dan paman beliau), oh, jangan lupakan kalau beliau yatim piatu dari lahir. Di sisi lain, beliau diberi tugas yang bahkan tidak main-main, tapi apa? Beliau menjadi sosok besar sepanjang zaman. Percayai bahwa dirimu tidak sendiri di dunia ini. Dunia ini pelik, memang. Manusia juga bukan sosok yang bisa dengan mudah dipercaya, tentu. Namun ingat, dunia dan isinya ini ada yang mengendalikan. Ia-lah sosok yang berkuasa atas segalanya dan tentu lebih penyayang dari mereka yang merasa paling penyayang. Tidak ada ruginya kan bergantung hanya pada-Nya?
Komentar
Posting Komentar